Yang Harus Km Tahu Soal Mereka di Jaman Now, Kudu Ngerti Bro….(Jelang Pemilihan Gubernur Jateng)

Yang Harus Km Tahu Soal Mereka di Jaman Now, Kudu Ngerti Bro….

 

Ganjar Pranowo

 Ia menempuh pendidikan sekolah dasar di SD Kutoarjo. Lalu ia melanjutkan pendidikannya di SMP 1 Kutoarjo dan SMA BOPKRI 1, Yogyakarta. Setelah lulus sekolah menengah atas ia melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Ketika kuliah di Universitas Gadjah Mada ini, kemampuan kepemimpinannya semakin terasah melalui kegiatan di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia(GMNI) dan Mapagama (Mahasiswa Pecinta Alam Gadjah Mada) yang menjadi salah satu subunit Gelanggang Mahasiswa UGM yang akan membawanya menjadi salah satu dari aktivis gelanggang terkemuka bersama Anies Baswedan

Sebelum menjadi gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo adalah anggota DPR RI selama dua periode, 2004-2009 dan 2009-2014. Namun pada periode ke-dua tidak diteruskan karena terpilih sebagai gubernur Jawa Tengah. Sebenarnya, pada periode 2004-2009 dia tidak lolos ke Senayan, namun akhirnya dia menerima tugas sebagai pengganti antar waktu (PAW) untuk menggantikan rekan separtainya yang berada dalam satu daerah pemilihan yang sama, Jacob Tobing yang ditugaskan oleh Presiden Megawati Sukarnoputri menjadi duta besar untuk Korea Selatan.

 

Taj Yasin

 Lahir di Rembang pada 02 Juli 1983 (wah ijik enom), Taj Yasin saat ini berusia 34 tahun. Ia tercatat duduk sebagai anggota DPRD Jateng periode 2014-2019 dari Fraksi PPP. Di Dewan, ia duduk di Komisi E yang membidangi pengawasan dalam bidang kesra, agama, pendidikan, olahraga, pemuda, dan bidang terkait.

Ia tinggal di Desa Karangmangu RT 04 RW 01 Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang. Wakil Ketua DPW PPP ini telah menikah dan dikaruniai dua orang anak.

Selain menempuh pendidikan di Rembang, Taj Yasin juga pernah berkecimpung di Pelajar Islam Indonesia di Damaskus.

 

Wakil Gubernur

 Sosok Taj Yasin ramah dan pembawaannya kalem. Taj Yasin tak banyak bicara saat ia pertama kali tiba di Puri Gedeh untuk bertemu Gubernur incumbent Ganjar Pranowo.

Politisi muda PPP, Taj Yasin, akhirnya dipinang untuk menjadi pendamping Ganjar Pranowo pada Pilkada Jateng 2018. Politisi 34 tahun ini merupakan putra ulama karismatik asal Sarang, Rembang, KH Maimoen Zubair.

Taj Yasin merupakan politisi muda zaman now. Selain masih muda, sosok Taj Yasin juga mempunyai paras yang mumpuni. Taj Yasin politisi muda zaman now, politisi milenial yang muda dan ganteng

Yasin hadir di DPW PPP untuk menerima surat pernyataan dukungan. Ganjar Pranowo, pasangannya, juga hadir dalam forum penyerahan dukungan itu.

 

“Saya hanya menjalankan tugas dari partai untuk mendampingi Pak Ganjar. Jadi petugas partai ya harus siap menjalani apa yang diperintahkan partai, ” kata Gus Yasin.

Pengajuan dirinya untuk mendampingi Ganjar murni atas pembicaraan DPP PPP dan ayahnya KH Maimoen Zubair.

“Kalau untuk masalah mengizinkan itu masalah partai ya. Nanti tanya saja sama DPP Partai (PPP) serta dengan abah,” tambahnya

Ia berharap dirinya dapat mengemban amanah untuk maju pada Pilkada Jateng.

“Saya harap pilkada aman tenteram. Pilihan kami ada beberapa partai kami, semoga berkah buat kami. Bisa menjadi contoh pilkada aman, tenteram menjadi pemimpin membanggakan,” ujarnya.

Ganjar-Yasin sejauh ini didukung empat partai. Selain PDI-P yang mempunyai 27 kursi, Ganjar-Yasin juga didukung Nasdem 4 kursi, PPP 8 kursi, dan Demokrat 9 kursi. Total kursi yang diraih sebanyak 48 kursi.

 

Sudirman Said

 Sudirman Said (lahir di Brebes, 16 April 1963; umur 54 tahun), adalah mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia pada Kabinet Kerja yang menjabat sejak 27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016, Dia digantikan oleh Archandra Tahar pada reshuffle kabinet kedua. Ia dikenal sebagai tokoh antikorupsi, pekerja rehabilitasi kawasan bencana, eksekutif di industri minyak dan gas, serta direktur utama perusahaan senjata nasional

Sarjana Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (1990), Sudirman Said menyelesaikan studinya di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada 1990. Ia kini juga aktif dalam ikatan alumni sekolah tinggi ini. Ia dipilih sebagai Ketua Umum Ikanas Keuangan-STAN untuk periode 2013-2016.

Master Bidang Administrasi Bisnis dari George Washington University, Washington, DC, Amerika Serikat (1994)

 

Ida Fauziah

Dra. Hj. Ida Fauziah (lahir di Mojokerto, 16 Juli 1969; umur 48 tahun) adalah anggota DPR RI periode 1999-2004,2004-2009 dan 2009-2014 dari Partai Kebangkitan Bangsa mewakili Jawa Timur untuk daerah Jombang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Mojokerto, Nganjuk, Kota Madiun Kota Mojokerto. Ida Fauziah ditugaskan sebagai Ketua Komisi VIII yang menangani Departemen Agama, Departemen Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia dan Zakat. Ia merupakan pendiri dan Ketua Kaukus Perempuan Parlemen. Ida Fauziah juga menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat NU.

Pendidikan

MAN Tambak Beras Jombang 1989, S 1 IAIN Sunan Ampel Surabaya 1993, Universitas Satyagama Ilmu Pemerintahan

 

Pengalaman

 Guru di MAPK Jombang 1994-1999, Guru SMU Khadijah Surabaya 1997-1999, Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama 2010-sekarang, Sekretaris LPP (Lembaga Pemenangan Pemilu) DPP Partai Kebangkitan Bangsa 2002-2007, Ketua PPKB (Partai Kebangkitan Bangsa|Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa) 2002-2007, Anggota Lembaga Advokasi Perempuan PP Fatayat NU 2000-2004, Ketua Umum PP Fatayat NU 2010-sekarang, Anggota Forum Parlemen 2002-2007, Ketua Kaukus Perempuan Parlemen 2002-2007, Dewan Pembina Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa Timur 2000-2004, Wakil Ketua LSM NU (Lembaga Sosial Mabarot NU) Jawa Timur 1999-2001, Wakil Ketua KNPI Kabupaten Mojokerto 1999-2001

Anggota DPR RI, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPR RI, Wakil Ketua Badan Legislasi dan anggota Komisi II DPR,

 

Adapun bakal calon Sudirman Said dan Ida sementara didukung oleh koalisi Gerindra, PAN, dan PKS yang mempunyai 29 kursi.

 

Hanya PKB yang mempunyai 13 kursi dan Golkar 10 kursi yang belum menentukan arah koalisi. Jika nantinya mendukung paslon Ganjar-Yasin, maka dukungan untuk petahana bertambah menjadi 71 kursi.

 

Disadur dari kompas, wikipedia dan gatra

Releated Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *