Review Film Peter Pan

ANALISIS FILM PETER PAN

Sinopsis

Film ini dirilis pada tanggal 25 Desember 2003, dengan durasi 113 menit. Film ini di buat di Negara Australia Britania Raya dan di produksi oleh Universal Studios Columbia Pictures. Film ini produseri oleh Patrick Mecor Mick, di sutradarai dan penulis skenario oleh P.J. Hogan.

Film ini menceritakan kehidupan seorang anak perempuan bernama Wendy yang hidup di London bersama orang tuanya dan kedua adiknya John dan Michael. Setiap malam Peter kerumah Wendy untuk menjaga Wendy pada saat tidur,  suatu malam Wendy terbangun dan melihat Peter kemudian Peter mengajak Wendy untuk pergi berpetualang ke pulau mimpi, Never Land. Mereka mendengar suara sebuah meriam, yang menandakan adanya Captain Hook, musuh Peter Pan. Captain Hook menangkap Tiger Lily, John, Michael dan menggunakan mereka sebagai umpan untuk Peter. Mereka diikat disebuah batu yang akan tenggelam apabila air pasang, Peter berusaha menyelamatkannya dan akhirnya terjadi sebuah pertarungan antara Peter dan Hook. Kemudian Hook menang tetapi ketika hendak membunuh Peter, buaya yang memakan tangan Hook muncul dan ini di jadikan kesempatan oleh Peter untuk melarika diri bersama teman-temannya.

Keesokan harinya menjelang petang, Wendy pergi berkeliling pula Never Land sambil mengingat kegiatan yang dia lakukan pada saat dirumah tanpa disengaja Wendy bertemu dengan Captain Hook. Wendy tidak mengetahui bahwa Hook adalah musuk bebuyutan Peter Pan, Hook memiliki ide untuk menjadikan Wendy sebagai umpan. Rencana Hook berhasil, Peter datang bersama Tiger Lily untuk membebaskan Wendy. Dikapal terjadi duel hebat antara Peter dan Hook, akhirnya pertarungan dimenangkan oleh Peter.

Wendy meminta kepada Peter untuk kembali ke London, dia ingin menjadi seorang anak remaja yang kelak beranjak dewasa. Wendy pun berjanji ia tidak akan melupakan Peter dan di dalam hati Wendy akan selalu ada nama Peter Pan.

 

  1. Analisis unsur instrinsik

Tema : Kehidupan seorang anak yang tidak ingin beranjak dewasa dan  tinggal di pulau mimpi, Never Land.

Latar : a. Tempat => Di London, dirumah Wendy, di pulau mimpi

(Never   Land), di pantai dan dikapal Captain Hook.

  1. Suana    => Menegangkan, bahagia, dan sedih.
  2. Waktu   => Malam hari dan sore hari.
  3. Alur : Alur yang digunakan yaitu alur maju dan mundur.
  4. Tokoh : 1. Jeremy Sumpter (Peter Pan)
  5. Rachel Hurd Word (Wendy Darling)
  6. Jasoon Isaacs (Captain Hook)
  7. Ludivine Sagnier (Tiger Lily)
  8. Perwatakan :
  9. Peter Pan -> Orang yang bijaksana, bertanggung jawab, dan   keras kepala.

2. Wendy Darling  -> Orang yang penyayang, sabar, dan  memikirkan masa depan.

3.Jasoon Isaacs -> Orang yang licik, jahat, dan pendendam.

  1. Ludivine Sagnier -> Orang yang cemburuan.
  2. Sudut Pandang : Pengarang sebagai orang ke tiga yang banyak tahu.
  3. Amanat : Kita harus memikirkan masa depan kita, meski kita masih   remaja tetapi kita haru menentukan bagaimana kita kelak.

 

  1. Analisis unsur ekstrinsik

 

Nilai moral : Kita harus menjadi pribadi yang pemaaf tidak  pendendam.

Nilai sosial : Kita harus senantiasa menolong orang lain.

Nilai budaya : Kebiasaan orang yang selalu berfikiran tidak ingin   menjadi dewasa dan ingin tetap menjadi dirinya yang kini.

 

  1. Kekuangan dan kelebihan

 

  1. Kekurangan : Efek suara dari film ini kurang jelas, dikarenakan banyak tokoh yang terkadang berbicara secara bersama- sama. Film ini juga memiliki beberapa alur yang dapat membingungkan para penonton.
  1. Kelebihan : Didalam film ini tokoh-tokoh yang ditampilkan sangat banyak sehingga terkesan ramai. Film ini juga memberikan pelajaran untuk para remaja yaitu kita pasti akan beranjak dewasa , kita tidak hidup di dalam dunia mimpi sehingga dari remaja kita dapat menentukan bagaimana kita nanti saat dewasa.

Releated Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *